Terkait Ancaman Perkosaan, Bos Twitter Minta Maaf

300 187 Caroline Criado Pe2629210b

Bos Twitter di Inggris, Tony Wang, meminta maaf kepada para pengguna yang menjadi korban pelecehan dan menerima ancaman di media sosial itu. Wang mengatakan ancaman itu “tidak dapat diterima” dan berjanji untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi perilaku kasar.

Permintaan maaf itu terjadi saat Twitter memperbarui aturan dan mengkonfirmasi akan memperkenalkan tombol “laporkan penyalahgunaan” pada semua perangkat, termasuk komputer. Dalam beberapa kicauannya, Wang mengatakan: “Saya secara pribadi meminta maaf kepada para perempuan yang menerima ancaman di Twitter dan atas apa yang telah mereka alami.

“Ancaman ini sama sekali tidak bisa diterima. Ini tidak bisa diterima di dunia nyata, dan juga di Twitter,” kata dia. Sementara, polisi saat ini sedang menyelidiki delapan tuduhan pelecehan termasuk ancaman bom dan perkosaan yang dilakukan terhadap para perempuan.

Dua orang telah ditangkap dalam kaitannya dengan ancaman perkosaan terhadap anggota Partai Buruh, Stella Creasy, dan feminis Caroline Criado-Perez. Wartawan Guardian, Hadley Freeman, Wartawan Independent, Grace Dent, dan wartawan majalah Time, Catherine Mayer, mengatakan mereka menerima ancaman bom yang serupa pada Rabu (31/07) lalu.

Chaterine Mayer mengatakan: “Kami tidak menjadi sasaran karena kami adalah aktivis, kami jadi target karena kami perempuan.” Sementara Creasy mengatakan ia menerima permintaan maaf Wang dalam sebuah surat elektronik, tapi itu butuh waktu satu minggu. Twitter telah mengklarifikasi pedoman tentang pelaporan pelecehan dan spam – menegaskan bahwa pengguna “mungkin tidak terlibat dalam penyalahgunaan atau pelecehan.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s