Sang naga Chris John kembali tunjukkan “bisanya”

malam sekitar pukul 20.00 WIB, menjadi bukti kepiawaian bagi Chris “The Dragon” John untuk merajai kelas bulu (57,1 kilogram) Asosiasi Tinju Dunia atau World Boxing Association (WBA).

Bertempat di Challenge Stadium MT Claremont, Perth, Australia Barat, petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang tergabung di Sasana Herry`s Gym Australia tersebut berhasil mengalahkan penantangnya petinju Ukraina, Stanyslav Merdov.

Kemenangan yang dicapai Chris John tersebut bukan dengan KO atau TKO tetapi seperti pada pertarungan-pertarungan sebelumnya, yaitu kemenangan dengan angka mutlak.

Tiga juri yang menjadi tim penilai pertarungan tersebut yaitu Francisco Martinez (Selandia Baru), Takeo Harada (Jepang), dan Prommase Chakshuksha (Thailand) masing-masing memberikan angka 116-111, 116-111, dan 115-112 untuk kemenangan Chris John.

Dengan kemenangan ini Chris John sudah 15 kali mempertahankan gelarnya setelah merebutnya dari tangan petinju Panama, Oscar Leon di Bali, Oktober 2003 melalui pertarungan ad-interim.

Di samping itu kemenangan ini memperbesar rekor bertarung Chris John menjadi 46 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri sedangkan lawannya Merdov menjadi 32 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan delapan kali kalah (sekali di antaranya dengan KO).

Kemenangan yang diraih Chris John tersebut bukan dengan mudah tetapi harus melalui perjuangan yang berat, bahkan petinju kelahiran Jakarta 14 September 1979 tersebut terpaksa harus dijahit empat bagian di bagian pelipis sebelah kanan karena robek terkena pukulan petinju Ukraina tersebut.

Pukulan petinju Ukraina dengan julukam “Stas” tersebut sempat merobek pelipis sebelah kanan Chris John saat memasuki ronde ketujuh dan sejak itu pelipisnya terus mengeluarkan darah meskipun begitu usai pertarungan selalu mendapat perawatan dari pelatihnya, Craig Christian yang juga manajernya.

Pertarungan kedua petinju yang disaksikan langsung oleh istri Chria John, Anna Maria Megawati yang juga mendapat peran untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sesaat sebelum suaminya dan Stanyslav Merdob bertarung di atas ring tersebut yang berlangsung ketat, mengingat mereka saling menjaga jarak sesuai dengan jangkauan pukulannya.

Chris John yang memiliki tinggi badan 169 centimeter berusaa menekan lawannya untuk mendapatkan jarak pukulan yang ideal bagi dirinya, sedangkan Merdov yang memiliki tinggi badan 180 centimeter tersebut juga menerapkan pertarungan jarak jauh karena memang jangkauan tangannya lebih panjang dibandingkan petinju Indonesia tersebut.

Pada ronde pertama, Chris John yang berdiri di sudut biru terlihat kesulitan untuk masuk ke jarak ideal untuk memukulnya karena terlihat Merdov juga menjaga jarak, tetapi dua kali pukulan yang dilancarkan Chris John berhasil mengenai muka lawannya.

Sebaliknya Merdov juga terlihat beberapa kali melancarkan pukulan ke arah muka petinju dengan julukan The Dragon tersebut.

Pada ronde kedua, pukulan keras tangan kanan Chris John sempat membuat Merdov terhuyung dan wasit Pinit Pradyadsab sempat menghitung untuk Merdov tetapi berhasil melanjutkan pertarungan kembali.

Sementara sejak ronde ketiga hingga ke-11, Chris John tetap berusaha merangsak Merdov untuk mendapatkan jarak pukul yang ideal mengingat dari sisi tinggi tubuh dan jangkauan pukulan masih kalah dari Merdov dan beberapa kali juga berhasil menyarangkan pukulan baik tangan kanan maupun kiri ke arah muka Merdov.

Kesulitan
Chris John usai pertarungan tersebut mengakui dirinya merasa kesulitan menghadapi petinju Ukraina Stanyslav Merdov.

“Saya bersyukur bisa mempertahankan gelar ini tetapi tentunya perjuangan saya sangat berat menghadapi Merdov,” katanya.

Menurut dia, dirinya memang kesulitan menghadapi Merdov karena jangkauan tangannya lebih jauh dan yang bersangkutan merupakan petinju yang bandel.

Ia mengatakan, usai pertarungan melawan Merdov ini, dirinya mendapat empat jahitan di pelipis sebelah kanan karena mengeluarkan darah akibat terkena pukulan Merdov pada ronde ketujuh. “Ini saya mendapat empat jahitan di pelipis kanannya,” katanya.

Ketika ditanya dibandingkan lawan-lawan sebelumnya, dia mengatakan, Merdov merupakan salah satu lawan terberat dirinya.

“Saya rasakan Merdov merupakan salah satu lawan terberat saya selama saya mempertahankan gelar juara dunia ini,” katanya.

Istri Chris John, Anna Maria Megawati yang menyaksikan dan memberikan dukungan langsung kepada suaminya bertarung di Australia, mengatakan, hasil ini bagus dan layak disyukuri karena gelar juara dunia berhasil dibawa pulang ke Tanah Air lagi.

Mengenai lawan Chris John, mantan atlet wushu tersebut mengatakan, muka Merdov kuat karena berkali-kali mendapat pukulan dari suaminya tetap kuat tetapi ternyata tidak kuat di bagian perutnya.

“Saya lihat Chris John memancing lawannya dengan membuat `double cover`-nya untuk memancing lawan. Saya lihat juga Chris John juga mampu masuk ke jarak pukulan dia dan banyak kesempatan yang dilakukan Chfris John, hanya waktunya yang agak susah,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s