BADMINTON SEA GAMES 2011: Indonesia vs Thailand

Partai ke-1: Taufik Hidayat vs Tanongsak S
Taufik Hidayat yang di turunkan sebagai partai pertama pada semifinal Bulutangkis beregu putra Sea Games 2011 tidak menunjukkan permainan terbaiknya. Taufik Hidayat yang diatas kertas jauh lebih di unggulkan daripada Tanongsaak justru tampak sangat kewalahan menghadapi Tanongsaak.

Di babak pertama, pemain bulu tangkis peringkat ke-6 dunia ini harus menyerah dengan skor 13-21 kepada Tanongsaak yang hanya berperingkat ke-30 dunia.

Memasuki babak kedua, Taufik sempat melakukan perlawanan cukup dan terjadi kejar mengejar angka dengan Tanongsaak Namun karena banyaknya kesalahan yang di buat oleh taufik Hidayat membuat Tanongsaak jauh meninggalkan Taufik Hidayat dan menutup permainan dengan skor akhir 16-21.

Sungguh di luar dugaan. Kekalahan Taufik Hidayat membuat Indonesia tertinggal 1-0 dari Thailand.

Party ke-2: Bona/Ahsan vs Sudket/Songphon
Pada partai kedua Indonesia menurunkan salah satu ganda putra terbaik Bona/Ahsan untuk menghadapi pasangan Thailand Sudket/Songphon.

Kekalahan Indonesia di partai pertama mungkin mempengaruhi penampilan ganda putra Bona/Ahsan yang tampil kurang greget di babak pertama sehingga menelan kekalahan 14-21 atas pasangan Thailand Sudket/Songphon pada babak pertama.

Di babak kedua, Bona Ahsan mulai menguasai pertandingan dan membukukan kemenangan 21-16 atas Sudket/Songphon pada babak kedua sehingga menciptakan rubber set.

Keunggulan pasangan ganda putra Indonesia Bona/Ahsan atas pasangan Thailand Sudket/Songphon semakin terlihat di babak ketiga. Pasangan Indonesia ini dengan mudah melibas Thailand dengan skor 21-16 dan membuat kedukukan sementara Indonesia-Thailand menjadi berimbang 1-1.

Party ke-3: Simon Santoso vs Supanyu Avihingsanon
Simon Santoso yang di turunkan sebagai Tunggal kedua pada partai ketiga Semifinal Bulutangkis Sea Games 2011 bermain dengan sangat apik dan meyakinkan. Dia tidak memerlukan waktu yang lama untuk menyudahi perlawanan Supanyu dari Thailand dengan kemenangan mutlak dua set langsung 21-11,21-14.

Kemenangan Simon menjadi angin segar buat Tim Indonesia di Bulutangkis beregu putra. Kemenangan tersebut juga membuat Indonesia unggul dengan kemenangan 2-1 atas Thailand.

Party ke-4: Markis Kido/Hendra Setiawan vs Maneepong Jongjit/Bodin Isara
Pasangan Ganda putra terbaik Indonesia yang juga pemegang peringkat ke-1 dunia Markis Kido dan Hendra Setiawan yang di harapkan sebagai kunci kemenangan Indonesia atas Thailand justru bermain dengan sangat tidak maksimal.

Kedua pasangan ini banyak sekali membuat kesalahan yang menguntungkan lawan Maneepong Jongjit/Bodin Isara. Walaupun demikian pertandingan pada partai ketiga ini bisa di bilang yang paling seru pada babak semifinal Indonesia vs Thailand. Kedua pasangan terlihat dengan penuh asa untuk saling mengungguli satu sama lain. Namun keuntungan berpihak kepada pasangan Thailand Maneepong Jongjit/Bodin Isara yang dengan sangat mengejutkan mampu menutup set pertama dengan skor 20-22.

Pada set kedua, pasangan Indonesia tidak menunjukkan kemajuan yang berarti. Na mun semangat dan mental juara pasangan terbaik dunia ini mampu mengejar ketinggalan demi ketinggalan sehingga mampu memenangkan set kedua dengan Skor yang sangat tipis 23-21.

Pertandingan panjang yang melelahkan. Stamina pasangan Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan sepertinya mulai melemah. Di awal babak ketiga pasangan Thailand Maneepong Jongjit/Bodin Isara mampu meninggalkan pasangan Indonesia dengan skor yang cukup jauh 8-2. Namun pasangan Indonesia sedikit demi sedikit mampu mengejar ketinggalan . Kejar mengejar angka terjadi, tetapi pasangan Thailand yang terlihat lebih kompak mampu mengakhiri permainan dan menumbangkan pasangan ganda putra terbaik dunia Markis Kido/Hendra Setiawan dengan skor 18-21 dan kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Kekalahan Markis/Hendra tentunya sangat mengecewakan mengengat mereka adalah pasangan ganda terbaik dengan peringkat 1 dunia harus takluk di tangan pasangan Thailand yang peringkatnya jauh di bawah mereka.

Indonesiapun kembali harap harap cemas untuk bisa memenangkan medali emas Bulu tangkis beregu putra.

Kini asa merah putih tertumpu pada Dioniyus Rumbaka yang akan menjadi penentu kemenangan atau kekalahan Indonesia.

Party ke-5: Dioniyus Hayom Rumbaka vs Pakkawat Vilailak
Di turunkan sebagai tunggal ketiga pada partai penentu, Dioniyus Rumbaka bermain dengan sangat apik.

Hanya dalam waktu kurang dari satu jam Doniyus Hayum Rumbaka mampu menaklukkan pemain Thailand Pakkawat Vilalaik dengan skor telak 21-13, 21-18.
Kemenangan Rumbaka tersebut sekaligus menghantarkan Indonesia ke Final Kejuaraan Bulu tangkis beregu Putera Sea Games yang akan menghadapi Malaysia di Final.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s