SEA GAMES 2011 : Atletik Sumbang Dua Perak Untuk Indonesia

Cabang olahraga atletik belum mampu menyumbangkan medali emas SEA Games XXVI di hari perdana pelaksanaannya di Stadion Atletik Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, 12 November 2011 pagi. Dua medali perak baru bisa dipersembahkan pada sesi pagi perlombaan di nomor lompat dan lempar.

Medali perak pertama diraih Hermanto di nomor lempar cakram putra. Atlet Jawa Timur ini tak kuasa melampaui lemparan sang peraih emas asal Singapura, Wong Tuck Yim, yang mencatatkan lemparan sejauh 51,32 meter.

Sementara Hermanto hanya bisa melakukan lemparan sejauh 50,56 meter. Adapun medali perunggu diraih Kvanchai Sathaporn asal Thailand dengan lemparan sejauh 50,28 meter.

Padahal catatan terbaik lemparan Hermanto sejauh 52,95 meter juga tidak bisa dilampaui Wong. Catatan terbaik Hermanto merupakan rekor nasional yang baru saja dipecahkannya di Kejuaraan Nasional Atletik 2011 awal Juli lalu.

“Saya memang tadi sedikit tegang karena ini merupakan pengalaman pertama saya di SEA Games,” katanya. Selain itu, Hermanto mengaku masih bermasalah pada cedera di bahu kanannya. “Saya bisa melempar, tetapi kemudian menjadi agak sakit,” ujarnya.

Dari nomor lompat jauh putri, Maria Natalia Londa juga hanya bisa puas meraih medali perak. Maria mencatatkan hasil terbaik sejauh 6,47 meter. Medali emas diraih sang juara bertahan, Torres Marestella, asal Filipina dengan lompatan sejauh 6,71 meter.

Lompatan milik Marestella sekaligus mempertajam catatan rekor SEA Games atas namanya sendiri yang sebelumnya diciptakan dua tahun lalu di SEA Games Vientiane 2009. Sebelumnya, Marestella mencatatkan loncatan sejauh 6,68 meter. Adapun Maria Natalia juga memperbaiki catatan terbaiknya selama ini, yaitu sejauh 6,26 meter.

Medali emas diharapkan bisa datang dari pelari jarak jauh putri, Triyaningsih, yang akan turun di nomor lari jarak 10.000 meter putri, Sabtu sore nanti. Selain itu, nomor bergengsi lari cepat 100 meter putra dan putri juga akan digelar nanti sore.

Atlet muda Fadlin dan Franklin Ramses Burumi akan berlaga di nomor ini. Mereka kini tak lagi berada di bawah bayangan sang manusia tercepat se-Asia Tenggara, Suryo Agung Wibowo, yang absen tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s